Santriku – Ayah dan Bunda sebenarnya aku tidak ingin jauh darimu, namun ini harus kutempuh dan kulakukan untuk pendidikanku dan masa depanku, sangat berat bagiku jauh darimu, namun keadaanlah yang membuat aku jauh darimu. (11/08/2019).

Demi menempuh pendidikanku aku rela jauh darimu ayah dan bunda, aku terlihat tegar dihadapanmu, tapi menangis dihatiku bahkan saat memalingkan wajahku darimu, sedikit kuusap air mata yang menetes ini, agar engkau tak melihatnya, inilah yang kurasakan ketika ku jauh dari ayah dan bunda, akupun tahu yang kalian rasakan rindu dan tangis yang kalian rasakan, itu juga aku rasakan saat ini, apalagi dihari hari raya Idul Adha saat ini, Minal Aidin Walfaidzin Ayah dan Bunda sembah sujud Ananda untukmu.

Ayah dan Bunda ketika kita membaca kisah cerita diatas, penulis yakin saat ini mata ayah dan bunda berkaca – kaca, tapi itulah air mata kebagaiaan, rindu tebal yang tak tertahankan yang ayah dan bunda rasakan, apalagi anakmu, disaat – saat seperti ini harusnya berkumpul bersama, tertawa bersama, percayalah apa yang anak – anak bunda lakukan saat ini dalam menuntut ilmu tidak akan sia – sia ketika ayah dan bunda selalu menanamkan ilmu agama kepada mereka sejak dini, insya Allah mereka akan selalu mengingat Allah.

Salam rindu anakmu, walau raganya jauh namun ayah dan bunda tetap terpatri dihatinya, yang sabar ya ayah bunda.